Peternakan adalah salah satu sektor yang menjanjikan untuk berinvestasi di Kabupaten Sukamara. Komoditas peternakan yang berpotensi untuk dikembangkan yaitu peternakan kambing, sapi potong, dan unggas yang berlokasi di Kecamatan Permata Kecubung, Kecamatan Sukamara, Kecamatan Jelai, Kecama

Kecamatan Balai Riam, dan Kecamatan Pantai Lunci. Berdasarkan RTRW, Kabupaten Sukamara memiliki padang pengembalaan dengan luas ± 1.308 ha.

Pada saat ini komoditas ternak di Kabupaten Sukamara masih menjadi usaha sampingan. Padahal sumber  makanan untuk ternak berlimpah, yang  berasal  dari  alam dan limbah pertanian. Terutama pada kawasan yang beragroekosistem lahan persawahan sebagai lokasi pembibitan, khususnya sapi potong akan membawa manfaat ganda yaitu selain untuk menghasilkan ternak bibit yang berkualitas juga dapat meningkatkan  efisiensi  usaha tani sebagai ternak kerja.

Permasalahan ini timbul karena belum adanya manajemen produksi yang baik terutama untuk usaha peternakan rakyat. Solusi untuk mengatasi masalah ini antara lain perlunya penentuan lokasi yang sehat untuk ternak, penggunaan teknologi peternakan dan pola usaha dalam kegiatan pemberdayaan peternakan rakyat.

Sektor peternakan di Kabupaten Sukamara dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu peternakan besar dan peternakan unggas. Komoditas peternakan besar yang menjadi potensi Kabupaten Sukamara yaitu sapi. Populasi sapi paling banyak berada di Kecamatan Sukamara dan Kecamatan Jelai. Populasi sapi pada tahun 2017 yaitu 3.447 ekor dengan pemotongan 458 ekor. Saat ini sistem pemeliharaan sapi umumnya  dilepas di lahan desa untuk mencari makan sendiri. Pemilik cukup mengawasi ternaknya jika ada yang lari mencari makan keluar desa. Setiap ternak sapi diberi  tanda khusus oleh pemiliknya agar tidak tertukar dengan  ternak  sapi  milik  peternak yang lain. Namun cara pemeliharaan tersebut tersebut seringkali menimbulkan masalah baru, yakni kotoran sapi yang kadang-kadang ada di lingkungan pemukiman. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menangani masalah ini yaitu memprogramkan pembuatan kandang koloni bagi hewan ternak milik masyarakat.

Untuk peternakan unggas, komoditas yang paling banyak diusahakan di Kabupaten Sukamara saat ini yaitu ayam buras, ayam ras, itik, dan angsa. Usaha peternakan unggas di Kabupaten Sukamara saat ini belum dibudidayakan secara khusus.PETERNAKAN KAMBING

1 Lokasi/Location : Kecamatan Permata Kecubung, Pantai Lunci, Sukamara, Balai Riam, dan Jelai/Permata Kecubung, Pantai Lunci, Sukamara, Balai Riam, and Jelai Sub-District
2 Luas Area/Size of Area : 350 ha
3 Kepemilikan Lahan/Land Ownership : Ulayat atau Masyarakat/Ulayat or Community
4 Sistem Perolehan Lahan/ Land Aquisition System : Kerjasama atau Jual Beli/Collaboration or Buying and Selling
5 Jenis Investor/Type of Investor : Masyarakat atau UMKM/Community or MSMEs
6 Nilai Investasi/Invesment Value :  ±  Rp. 500.000.000,-
7 Jumlah Tenaga Kerja/ Number of Worker : ± 25 orang/± 25 people
8 Dokumen Pendukung/ Supporting Document : RTRW Kabupaten Sukamara, RUPM Kabupaten Sukamara/Spatial Plan, General Investment Plan

PETERNAKAN SAPI

1 Lokasi/Location : Kecamatan Permata Kecubung, Pantai Lunci, Sukamara, Balai Riam, dan Jelai/Permata Kecubung, Pantai Lunci, Sukamara, Balai Riam, and Jelai Sub-District
2 Luas Area/Size of Area : 450 ha
3 Kepemilikan Lahan/Land Ownership : Ulayat atau Masyarakat/Ulayat or Community
4 Sistem Perolehan Lahan/ Land Aquisition System : Kerjasama atau Jual Beli/Collaboration or Buying and Selling
5 Jenis Investor/Type of Investor : Masyarakat atau UMKM/Community or MSMEs
6 Nilai Investasi/Invesment Value : ± Rp. 2.007.875.000,-
7 Jumlah Tenaga Kerja/ Number of Worker : ± 30 orang/± 30 people
8 Dokumen Pendukung/ Supporting Document : RTRW Kabupaten Sukamara, RUPM Kabupaten Sukamara/Spatial Plan, General Investment Plan

PETERNAKAN AYAM RAS

1 Lokasi/Location : Kecamatan Permata Kecubung, Pantai Lunci, Sukamara, Balai Riam, dan Jelai/Permata Kecubung, Pantai Lunci, Sukamara, Balai Riam, and Jelai Sub-District
2 Luas Area/Size of Area : 250 ha
3 Kepemilikan Lahan/Land Ownership : Ulayat atau Masyarakat/Ulayat or Community
4 Sistem Perolehan Lahan/ Land Aquisition System : Kerjasama atau Jual Beli/Collaboration or Buying and Selling
5 Jenis Investor/Type of Investor : Masyarakat atau UMKM/Community or MSMEs
6 Nilai Investasi/Invesment Value :  ±  Rp. 100.000.000,-
7 Jumlah Tenaga Kerja/ Number of Worker : ± 25 orang/± 25 people
8 Dokumen Pendukung/ Supporting Document : RTRW Kabupaten Sukamara, RUPM Kabupaten Sukamara/Spatial Plan, General Investment Plan