PERTAMBANGAN
Kabupaten Sukamara memiliki potensi tambang yang sangat baik bagi perkembangan daerah pada masa yang akan datang. Pengembangan kegiatan pertambangan dapat mendorong laju perekonomian daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional melalui percepatan pembangunan sarana dan prasarana wilayah. Namun kekayaan sumber daya alam di sektor pertambangan Kabupaten Sukamara belum dikembangkan secara optimal.
Potensi tambang yang ada di Kabupaten Sukamara yaitu biji besi, bauksit, batu bara, pasir kuarsa, kaolin, sircon, dan batu permata. Kawasan peruntukan pertambangan berdasarkan RTRW Kabupaten Sukamara yaitu:
- Kawasan peruntukan pertambangan mineral yang meliputi bijih besi dan bauksit di Kecamatan Balai Riam dan Kecamatan Permata Kecubung dengan luas ± 61.820,37 ha.
- Kawasan peruntukan pertambangan batu bara di Desa Muntai dan Kelurahan Padang Kecamatan Sukamara dengan luas ± 16.000 ha.
Kawasan peruntukan pertambangan non mineral meliputi pasir kuarsa, kaolin, zirkon di Kecamatan Pantai Lunci dan Kecamatan Jelai dengan luas ± 40.000 ha.
- Batu Bara/Coal
Dalam Peta Sebaran Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (2010), kandungan batu bara di Kabupaten Sukamara terletak pada formasi Tanjung Dahor dengan nilai kandungan berkisar 5.100 kal/gram. Sedangkan berdasarkan hasil survey tahun 2013 ditemukan bahwa singkapan batu bara ditemukan di daerah Kecamatan Sukamara yaitu desa Pangkalan Muntai (Sungai Temperas).
Batu bara di Kabupaten Sukamara termasuk golongan batu bara kalori rendah dengan kenampakan fisik yaitu warna hitam kecoklatan -hitam, kilap kusam, pecahan even (tidak rata) -conchoidal, sebagian pecahan berupa blocky, keras – rapuh, cleat jarang – rapat dan umumnya terisi oleh oksida besi dan tanah (soil). Ketebalan batu bara berkisar antara 0,30 m.
Penambangan batu bara saat ini banyak dijumpai menggunakan metode penambangan open pit mining atau penambangan terbuka dengan alasan keberadaan endapan batu bara yang tidak membutuhkan penambangan hingga bawah permukaan yang dalam, selain faktor efisiensi biaya produksi.
- Pertambangan Mineral dan Non Mineral/Mining of Mineral and Non Mineral
Investasi pertambangan mineral dan non mineral berpotensi mengubah bentang alam dan berdampak terhadap lingkungan. Potensi mineral dan non mineral di Kabupaten Sukamara seperti batu mulia, biji besi, bauksit, pasir kuarsa, kaolin, dan zircon perlu memperhatikan aspek pengurangan resiko lingkungan dengan meminimalkan perubahan bentang alam dan pembuangan bahan sisa tambang. Investasi pertambangan mineral dan non mineral perlu menerapkan teknologi yang ramah lingkungan dan pengelolaan lingkungan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Saat ini potensi mineral dan non mineral di Kabupaten Sukamara sedang berada dalam proses survey dari tahap pengamatan lapangan sampai eksplorasi detail, karena itu belum tersedia data sumber daya mineral tersebut yang cukup akurat.
Pada tahun 2015, izin usaha pertambangan di Kabupaten Sukamara ada sebanyak 8 buah izin, yang terdiri dari 7 buah IUP Eksplorasi dan 1 buah IUP Operasi Produksi. Luas area paling besar pada sektor pertambangan yaitu bauksit seluas 23.222 ha, diikuti oleh biji besi seluas 22.196 ha.
1 | Lokasi/Location | : | Kecamatan Balai Riam dan Permata Kecubung/Balai Riam and Permata Kecubung Sub-District |
2 | Luas Area/Size of Area | : | 61.820,37 ha |
3 | Kepemilikan Lahan/Land Ownership | : | Ulayat atau Masyarakat/Ulayat or Community |
4 | Sistem Perolehan Lahan/ Land Aquisition System | : | Kerjasama atau Jual Beli/Collaboration or Buying and Selling |
5 | Jenis Investor/Type of Investor | : | PMA atau PMDN/Foreign Investment or Domestic Investment |
6 | Nilai Investasi/Invesment Value | : | ± Rp. 250.000.000.000,- |
7 | Jumlah Tenaga Kerja/ Number of Worker | : | ± 500 orang/± 500 people |
8 | Dokumen Pendukung/ Supporting Document | : | RTRW Kabupaten Sukamara, RUPM Kabupaten Sukamara/Spatial Plan, General Investment Plan |
PERTAMBANGAN BAUKSIT
1 | Lokasi/Location | : | Kecamatan Balai Riam dan Permata Kecubung/Balai Riam and Permata Kecubung Sub-District |
2 | Luas Area/Size of Area | : | – |
3 | Kepemilikan Lahan/Land Ownership | : | Ulayat atau Masyarakat/Ulayat or Community |
4 | Sistem Perolehan Lahan/ Land Aquisition System | : | Kerjasama atau Jual Beli/Collaboration or Buying and Selling |
5 | Jenis Investor/Type of Investor | : | PMA atau PMDN/Foreign Investment or Domestic Investment |
6 | Nilai Investasi/Invesment Value | : | ± Rp. 250.000.000.000,- |
7 | Jumlah Tenaga Kerja/ Number of Worker | : | ± 500 orang/± 500 people |
8 | Dokumen Pendukung/ Supporting Document | : | RTRW Kabupaten Sukamara, RUPM Kabupaten Sukamara/Spatial Plan, General Investment Plan |
PERTAMBANGAN BATU BARA
1 | Lokasi/Location | : | Desa Muntai dan Kelurahan Padang/Muntai and Padang Village |
2 | Luas Area/Size of Area | : | 16.000 ha |
3 | Kepemilikan Lahan/Land Ownership | : | Ulayat atau Masyarakat/Ulayat or Community |
4 | Sistem Perolehan Lahan/ Land Aquisition System | : | Kerjasama atau Jual Beli/Collaboration or Buying and Selling |
5 | Jenis Investor/Type of Investor | : | PMA atau PMDN/Foreign Investment or Domestic Investment |
6 | Nilai Investasi/Invesment Value | : | ± Rp. 250.000.000.000,- |
7 | Jumlah Tenaga Kerja/ Number of Worker | : | ± 500 orang/± 500 people |
8 | Dokumen Pendukung/ Supporting Document | : | RTRW Kabupaten Sukamara, RUPM Kabupaten Sukamara/Spatial Plan, General Investment Plan |
PERTAMBANGAN PASIR KUARSA
1 | Lokasi/Location | : | Kecamatan Jelai dan Pantai Lunci/Jelai and Pantai Lunci Sub-District |
2 | Luas Area/Size of Area | : | |
3 | Kepemilikan Lahan/Land Ownership | : | Ulayat atau Masyarakat/Ulayat or Community |
4 | Sistem Perolehan Lahan/ Land Aquisition System | : | Kerjasama atau Jual Beli/Collaboration or Buying and Selling |
5 | Jenis Investor/Type of Investor | : | PMA atau PMDN/Foreign Investment or Domestic Investment |
6 | Nilai Investasi/Invesment Value | : | ± Rp. 250.000.000.000,- |
7 | Jumlah Tenaga Kerja/ Number of Worker | : | ± 500 orang/± 500 people |
8 | Dokumen Pendukung/ Supporting Document | : | RTRW Kabupaten Sukamara, RUPM Kabupaten Sukamara/Spatial Plan, General Investment Plan |
PERTAMBANGAN KAOLIN
1 | Lokasi/Location | : | Kecamatan Jelai dan Pantai Lunci/Jelai and Pantai Lunci Sub-District |
2 | Luas Area/Size of Area | : | |
3 | Kepemilikan Lahan/Land Ownership | : | Ulayat atau Masyarakat/Ulayat or Community |
4 | Sistem Perolehan Lahan/ Land Aquisition System | : | Kerjasama atau Jual Beli/Collaboration or Buying and Selling |
5 | Jenis Investor/Type of Investor | : | PMA atau PMDN/Foreign Investment or Domestic Investment |
6 | Nilai Investasi/Invesment Value | : | ± Rp. 250.000.000.000,- |
7 | Jumlah Tenaga Kerja/ Number of Worker | : | ± 500 orang/± 500 people |
8 | Dokumen Pendukung/ Supporting Document | : | RTRW Kabupaten Sukamara, RUPM Kabupaten Sukamara/Spatial Plan, General Investment Plan |
PERTAMBANGAN ZIRCON
1 | Lokasi/Location | : | Kecamatan Jelai dan Pantai Lunci/Jelai and Pantai Lunci Sub-District |
2 | Luas Area/Size of Area | : | |
3 | Kepemilikan Lahan/Land Ownership | : | Ulayat atau Masyarakat/Ulayat or Community |
4 | Sistem Perolehan Lahan/ Land Aquisition System | : | Kerjasama atau Jual Beli/Collaboration or Buying and Selling |
5 | Jenis Investor/Type of Investor | : | PMA atau PMDN/Foreign Investment or Domestic Investment |
6 | Nilai Investasi/Invesment Value | : | ± Rp. 250.000.000.000,- |
7 | Jumlah Tenaga Kerja/ Number of Worker | : | ± 500 orang/± 500 people |
8 | Dokumen Pendukung/ Supporting Document | : | RTRW Kabupaten Sukamara, RUPM Kabupaten Sukamara/Spatial Plan, General Investment Plan |